Mari “Keluar dari TEMPAT GARAM Masuk ke dalam DUNIA”!

”Kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku di Yerusalem dan Di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Kisah  Para Rasul 1:8b

Selamat Hari Pentakosta!

Ciri utama gereja yang misioner adalah setiap jemaatnya aktif bersaksi, di manapun dia ditempatkan. Namun berapa banyak jemaat gereja kita yang aktif terlibat dalam misi ini?

Salah satu permasalahan yang ditemukan Rebecca Manley Pippert, penulis buku Keluar dari Tempat Garam Masuk ke dalam Dunia, yang mungkin sama digumuli setiap gereja di Indonesia adalah ketakutan dalam bersaksi. ”Ketakutan kita dalam mengomunikasikan Injil benar-benar sama dari negara mana pun. Ke mana pun kami pergi (keliling dunia) kami mendengar keluhan:  Bagaimana kalau saya menyinggung orang lain? Bagaimana kalau saya ditolak? Bagaimana kalau saya tidak bisa menjawab pertanyaan mereka? Bagaimana kalau mereka melihat hidup saya tidak sempurna – bukankah itu membuat saya tidak memenuhi syarat untuk menjadi seorang saksi? Saya berupaya menjawab ketakutan tersebut di buku ini.”

Rebecca juga mengalami masalah sebagian besar kita dalam bersaksi ini. Karena itulah bukunya penuh pengertian dan banyak contoh nyata yang menguatkan pembaca.

“Dengan sukacita yang besar saya menyampaikan salam kepada pembaca buku saya di Indonesia!…  Tantangan untuk menjadi saksi Kristus di negara yang multikultural dan multiagama seperti Indonesia pastilah ada. Sekalipun demikian,  selalu ada cara yang membuat kita dapat berbagi iman (bahkan dengan mereka yang beda iman), dengan suka cita dan penuh rasa hormat. Kiranya Allah memakai Anda sebagai utusan-Nya menjadi garam dan terang, membawa pengharapan dan kasih dalam dunia yang hancur,  terluka, dan sangat membutuhkan Kabar Baik  Yesus.”

Pendiri Salt Shaker Ministries, pelayanan yang berfokus pada pengajaran & pelatihan penginjilan. Penasihat Senior bagi Global Evangelism by Lausanne Committee for World Evangelism. Trainer Senior dalam Penginjilan dan Seeker Studies dari International Fellowship of Evangelical Students.

Dunia yang hancur, terluka, sangat membutuhkan Kabar Baik.

Mungkin mereka ada di sekitar kita, termasuk kerabat maupun sobat.

Merekomendasikan buku ini berarti Anda:

  • Menguatkan hati jemaat yang ragu atau takut bersaksi
  • Mempersingkat sekaligus memperdalam sesi pelatihan misi khususnya Pekabaran Injil pribadi
  • Meningkatkan jumlah relawan misi di garis depan

Rabat khusus selama 2010 bagi gereja/panitia  yang merekomendasikan buku ini dalam kegiatan pembinaan misi & kesaksian pelayanan!

Buku dapat dibeli di toko buku Kristen,  Gramedia*, Gunung Agung* (*selama persediaan masih ada). Pesanan khusus, hubungi:
Arman 08158-063263, Heru 081317763070, atau kantor 021-4209586

Keluar dari Tempat Garam Masuk ke dalam Dunia

Cepat atau lambat, sadar atau tidak sadar, kekristenan telah diserbu aneka ragam aliran kepercayaan (spiritualisme dan isme baru) yang dapat melemahkan iman kita. Kita perlu bijak menyikapinya. Sebagai garam dunia (Mat 5:13), kita wajib memperlengkapi diri agar tidak gagap penginjilan atau menjadi tawar.

Buku ini mempersiapkan kita masuk ke dalam dunia dan menjadikan penginjilan sebagai gaya hidup, bukan sebagai beban iman. Terus-menerus kita diajak untuk meneladani Kristus sehingga penginjilan kita, sesederhana apa pun bentuk dan caranya, akan berkuasa oleh kasih Ilahi.

Kupasan edisi revisi ini semakin menyeluruh dan luas bahkan bernilai. Ada bab baru tentang tahap alami penginjilan (mengolah, menanam, menuai), cerita tentang pekerjaan Allah dalam kehidupan manusia, dan cara menghadapi tantangan dari saingan baru iman Kristen.

Setiap orang–pendeta, aktivis, pelayan gereja, mahasiswa, dosen, siapa saja yang rindu ”membagikan” Kristus dan Kabar Baik kepada orang lain–wajib membaca buku ini.

Kay Arthur (Penulis Kristen pemenang empat kali Gold Medallion, pendiri Precept Upon Precept International, lembaga yang mengajarkan penelaahan Alkitab metode Induktif.)–”Saya telah menerapkan prinsip praktis dalam buku ini. Saya berdoa banyak orang akan membacanya dan terlibat dalam pekerjaan Tuhan kita, mencari yang terhilang dan memperkenalkan kepada mereka satu-satunya Pribadi yang dapat menyelamatkan mereka.”

Dallas Willard (Profesor Filsafat di University of Southern California, Los Angeles. Penerima Christianity Today’s 2003 Book Award.)–”Setiap orang yang menerapkan Keluar dari Tempat Garam akan mengalami kedamaian dan kekuatan dalam mengomunikasikan keyakinannya di dalam Yesus, kepada mereka yang terhilang dalam eksistensi zaman yang membingungkan ini. Kupasan mengenai ‘postmodern’ sangat bermanfaat dan bimbingan tentang ‘hanya mengandalkan Roh Kudus’ semurni emas.”

  • Rp 44.000